Atlet Asian Para Games 2018 Mendapat Emas Seberat 100 Gram

Wayan Diananto Kamis, 18 Oktober 2018 02:30:31
Atlet Asian Para Games 2018 mendapat emas seberat 100 gram. (Foto: Wayan Diananto)

TABLOIDBINTANG.COM - Perhelatan Asian Para Games 2018 berakhir pekan lalu. Indonesia menempati peringkat ke-5 dengan perolehan medali 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu. Pencapaian para atlet di ajang Asian Para Games 2018 melampaui target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. Sejumlah pihak merespons prestasi para atlet yang berlaga di Asian Para Games 2018 antara lain McDonald’s Indonesia dan Air Mineral Prim-a yang menjadi rekanan resmi Asian Para Games 2018.

McDonald’s Indonesia dan air mineral Prim-a memberikan penghargaan khusus kepada atlet renang Asian Para Games 2018. "Penghargaan berupa logam mulia emas sebesar 100 gram untuk peraih medali emas, 70 gram untuk peraih perak, dan 50 gram untuk peraih perunggu. Selain itu, untuk manajer tim dan pelatih mendapat 10 gram emas," terang Director of Marketing Communications dan CBI McDonald’s Indonesia, Michael Hartono, di Jakarta, pekan ini.

Para atlet menerima apresiasi yakni Suci Indriani, Jendi Pangabean, Guntur, Aris, Steven Sualang Tangkilisan, Suriansyah dan Zaki Zulkarnain. Para atlet, manajer tim, dan pelatih juga mendapat voucer makan di McDonald’s selama setahun.

Lipin selaku Director of Operation PT Sinar Sosro yang memayungi air mineral Prim-a menambahkan, "Kami percaya kekuatan dari dalam diri. Untuk menemukan kekuatan dari dalam diri maka harus mengalahkan semua hal yang dianggap tidak mungkin. Hal ini telah ditunjukkan oleh atlet-atlet Asian Para Games 2018. Atlet difabel melampaui keterbatasan diri dan meraih prestasi untuk menginspirasi banyak orang."

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.