Musibah Lion Air, Basarnas Tak Berhenti Sebelum Pesawat Ditemukan

TEMPO Selasa, 30 Oktober 2018 15:50:55
Sejumlah kapal karet yang disiapkan untuk melakukan evakuasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Pantai Pakis Jaya, Karawang, Jawa Barat (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Muhamad Syaugi, Kepala Badan SAR Nasional atau Basarnas optimistis akan berhasil mengevakuasi Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang selama tujuh hari ke depan. Namun, bila lebih dari tujuh hari belum ditemukan, pihaknya tetap akan melanjutkan pencarian.

Syaugi menuturkan, setiap hari tim Basarnas yang berjumlah 150 orang bahu membahu dengan personel TNI dan Polri bekerja setiap hari 24 jam. Ada sekitar 15 hingga 20 kapal digerakkan untuk melakukan pencarian. “Waktu pencarian akan diperpanjang jika dirasa kurang,” ujar Syaugi.

Basarnas mendapat informasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin, 29 Oktober 2018, pukul 06.50. Kemudian mengkroscek ATC bahwa Lion Air JT 610 kehilangan kontak pada 06.20. Setelah itu  tim evakuasi SAR Jakarta dan pusat mengerahkan tiga kapal besar dan dua kapal kecil. "Termasuk helikopter, saya ada di situ. Pukul 08.30 kami lihat serpihan pesawat, kami kumpulkan," kata Syaugi.

Kesungguhan pemerintah untuk mencari Lion Air JT 610, kata Syaugi, cukup maksimal. "Tugas kami cari evakuasi tim di lapangan, sudah menyelam 35 meter ke dalam laut, tapi sampai tadi malam belum temukan bodi pesawat yang besar dalam air," kata Syaugi.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.