Viral, Raja Yang Dipertuan Agung Malaysia Menikahi Ratu Kecantikan Asal Rusia

TEMPO Senin, 26 November 2018 16:20:03
Viral foto pernikahan Sultan Muhammad V dari Malaysia dengan Miss Moscow 2015 Oksana Voevodina.[Facebook/Ezzat Tahir]

TABLOIDBINTANG.COM - Raja Yang Dipertuan Agung Malaysia, Sultan Muhammad V, menikah dengan ratu kecantikan dari Rusia, Oksana Voevodina, setelah foto pernikahan mereka viral di media sosial.

Seperti dilansir dari World of Buzz, 25 November 2018, pernikahan yang digelar di Rusia diisi dengan nuansa perpaduan tradisional Moskow dan Malaysia.

Dalam unggahan foto di media sosial, Yang Mulia Muhammad V terlihat mengenakan busana pengantin biru sementara mempelai wanita mengenakan gaun putih Rusia. Dalam foto lain terlihat Oksana mengenakan hijab. Selain itu, hidangan juga menyajikan rupa-rupa kuliner dan minuman tanpa alkohol.

Acara penikahan yang digelar di Barvikha Concert Hall di Moskow ini mengejutkan banyak orang, namun warga Malaysia mendoakan kebahagiaan mempelai.

Dilansir dari situs Malaysia, Hype, Oksana diyakini berusia 25 tahun dan menjadi Miss Moscow saat berusia 22 tahun pada 2015. Oksana mengalahkan 32 kontestan lain pada penganugerahan tanggal 9 Juni.

Dalam foto yang beredar di media sosial, Oksanan diyakini menjadi mualaf pada 16 April 2018 dan mengubah namanya menjadi Rihana Oxana Gorbatenko.

Sultan Muhammad V dan Miss Moscow 2015 Oksana Voevodina.[Facebook/Ezzat Tahir]
Sultan Muhammad V dan Miss Moscow 2015 Oksana Voevodina.[Facebook/Ezzat Tahir]

Oksana merupakan lulusan Fakultas Bisnis dari Plekhanov Russian University of Economics.

Meskipun foto-foto pernikahan Sultan Muhammad V dan Oksana viral di dunia maya, pihak Istana Diraja Malaysia belum memberikan pernyataan resmi terkait pernikahan ini.


TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.