Maruf Amin Klaim Ahok Sudah Beri Dukungan ke Kubunya

TEMPO Minggu, 16 Desember 2018 19:30:23
Menurut Ma'ruf Amin, Ahok tidak mungkin keluar dari barisan pendukung Jokowi. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ma'ruf Amin mengatakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sudah mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf di Pemilihan Presiden 2019. Itu sebabnya ia tak perlu embujuk Ahok untuk mendukung kubunya setelah bebas dari penjara pada Januari 2019.

"Sudah mendukung, hahaha," ujar Ma'ruf Amin sambil tertawa saat wawancara ekslusif Tempo di kediamannya, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta, Jumat (14/12).

Ma'ruf Amin menerangkan, urusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyulut demo besar 2 Desember 2016 dan berujung pemidanaan Ahok, sudah selesai. "Enggak ada masalah (jika bertemu). Sudah selesai urusan dengan Ahok," ujar kiai yang masih menjabat Ketua MUI ini.

Ahok (Bambang/tabloidbintang.com)
Ahok (Bambang/tabloidbintang.com)

Menurut Ma'ruf Amin, Ahok tidak mungkin keluar dari barisan pendukung Jokowi, atasannya saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Kan saya bilang, kalau tidak mau pilih saya, pilih Pak Jokowi. Begitu juga kalau tidak mau pilih Pak Jokowi, ya pilih saya. Gampang. Beda pilihan enggak masalah," ujar Ma'ruf Amin sembari tertawa.

Beberapa waktu lalu, mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga mengatakan, Ahok  pasti mendukung Jokowi dalam pilpres 2019. Menurut Djarot, Ahok menyampaikanhal itu saat berkunjung di Mako Brimob, Depok sekitar sebulan yang lalu.

"Beliau sudah katakan seperti itu. Siapa pun yang diambil Pak Jokowi (sebagai cawapres), beliau pasti mendukung," ujar Djarot di Posko Cemara, Jakarta pada Selasa, 16 Oktober 2018 lalu.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.