Ucapkan Ulang Tahun ke Megawati, Jokowi Hindari Menyebut Angka 2

TEMPO Rabu, 23 Januari 2019 23:15:16
Jokowi dan Megawati Soekarnoputri (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang merayakan ulang tahun ke-72 hari ini. Saat menyampaikan ucapan itu, Jokowi menghindari menyebut angka dua.

"Saya sampaikan (selamat) ulang tahun yang ke-71 ditambah 1 dan semoga Allah selalu memberikan kesehatan kepada beliau, memberikan kebahagian kepada Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Jokowi di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.

Cara Jokowi mengucapkan angka 72 yang berbeda itu pertama kali dilakukan oleh para komedian, yakni Butet Kertaradjasa, Lies Hartono alias Cak Lontong, dan Insan Nur Akbar, yang tampil saat membuka acara perayaan ulang tahun ini. Lewat lawakannya, mereka menghindari menyebut angka dua dengan alasan menjelang pemilihan umum.

Megawati sempat menjadi bahan guyonan karena bertambah usia di tahun politik oleh tiga komedian ini. "Ulang tahun, kok, di tahun politik," kata Butet yang diikuti gelak tawa para tamu undangan.

Megawati pun turut mengikuti tingkah trio komedian itu. Saat memberi sambutan pada para tamunya, ia mengaku baru sadar jika ini tahun politik. "Saya tadi baru ingat, salahnya ini tahun politik, jadi umur saya sekarang 1 ditambah 1 dan 7 (72)," ucapnya yang juga diikuti gelak tawa.

Menjelang Pilpres angka dua kini identik dengan lawan Presiden Jokowi di pemilihan presiden 2019, yaitu pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Berdasarkan hasil undian, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 01 sementara Prabowo - Sandi nomor urut 02.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.