Sering Ikut Lari Maraton di Luar Negeri, Alya Rohali Tak Sempat Jalan-jalan

Yohanes Adi Pamungkas Selasa, 12 Pebruari 2019 22:50:04
Alya Rohali sudah pernah mengikuti beberapa ajang lari maraton kelas dunia (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Alya Rohali sudah pernah mengikuti beberapa ajang lari maraton kelas dunia, mulai dari Tokyo Marathon, Berlin Marathon, dan Chicago Marathon. Alya Rohali masih bermimpi untuk bisa menambah koleksi medali dalam ajang lari marathon bergengsi lainnya menjadi 6 medali.

"Saya berharap bisa ikut lari di New York Marathon, Boston Marathon, dan London Marathon, kalau sudah menambah medali dari semua ajang itu, saya merasa bangga," ujar Alya Rohali kepada Tabloidbintang.com di Jakarta.

Jika sudah memiliki 6 medali, Alya Rohali ingin tetap rajin berlari dan mengikuti ajang marathon di dalam dan luar negeri. "Meskipun usia saya sudah tidak muda lagi, saya memasuki usia 43 tahun, saya harus realistis dan tahu diri. Mungkin jarak berlarinya mulai dikurangi," bilang Alya Rohali.

Sering mengikuti lari maraton di luar negeri, ternyata ibu 3 anak ini tidak pernah menyempatkan diri untuk berlibur. "Tujuan saya berlari bukan untuk jalan-jalan, jadi setelah lari maraton saya istirahat lalu pulang ke Indonesia," tutur Alya Rohali.

Pada tanggal 17 Maret 2019 mendatang Alya Rohali akan menjadi peserta ajang lari maraton, Seoul Marathon International 2019. Sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh Alya Rohali, mulai dari berlatih hingga menjaga pola makan. 

"Saya harus makan banyak, tidak boleh berdiet. Harus banyak makan yang mengandung karbohidrat. Saya baru tahu kalau kandungan karbohidrat bihun goreng atau kwetiau goreng lebih besar daripada nasi putih sebagai tenaga," kata Alya Rohali yang pernah merasa lemas sebelum lari maraton karena sengaja menjaga makanan.

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.