Ajak Kaum Milenial Tidak Golput, Mahfud MD: Pilihlah Sesuai Hati Nurani

TEMPO Senin, 15 April 2019 22:15:52
Mahfud MD menjadi pembicara di acara Bincang Milenial (Tempo)

TABLOIDBINTANG.COM - Mahfud MD meminta kepada kaum milenial agar menggunakan hak pilihnya dan tak golput. Apalagi, kata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, kaum milenial akan sangat berpengaruh dalam konstelasi politik Indonesia ke depan.

Setidaknya saat ini ada 50 hingga 51 juta masyarakat yang tergolong kaum milenial. "Ini sangat potensial untuk menentukan masa depan negara dan bangsa kita lima tahun ke depan seperti apa. Pilihlah yang terbaik," kata Mahfud dalam acara Bincang Milenal bersama Mahfud MD, di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Senin, 15 April 2019.

Hadir sejumlah influencer dan musisi milenial dalam diskusi itu. Beberapa di antaranya adalah pegiat YouTube seperti Reza 'Coki' Pardede, Tretan Muslim, Jovial da Lopez, Igor 'Saykoji', hingga cucu mantan wakil Presiden Mohammad Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Hadir pula putri dari Presiden keempat, Abudurrahman Wahid, Inayah Wahid dan Alissa Wahid, dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat periode 2004-2005, Alwi Shihab.

Mahfud MD mengajak untuk ikut mensosialisasikan kepada kaum milenial agar menggunakan hak pilihnya. Dia sepakat dengan penilaian rohaniawan Franz Magnis Suseno yang menolak golput. Menggunakan hak pilih bukan untuk memilih yang terbaik dari yang terburuk, namun memastikan yang terburuk tak maju sebagai pemimpin. Tak hanya dalam hal memilih presiden saja, Mahfud mengatakan hal ini juga berlaku bagi pemilihan anggota legislatif. Ia mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan teknologi untuk menelusuri rekam jejak calon tersebut. "Anda searching saja. Atau tanya ke tetangganya. Sebisa mungkin dihimpun informasinya," kata Mahfud MD. "Kalian pilihlah sesuai hati nurani," tambah Mahfud MD.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.