Ma'ruf Amin Ingin Bertemu Sandiaga Uno: Negara Ini Harus Kita Jaga Keutuhannya

TEMPO Senin, 22 April 2019 21:40:02
Ma’ruf Amin akan mengupayakan bertemu dengan Sandiaga Uno (TEMPO)

TABLOIDBINTANG.COM - Ma’ruf Amin akan mengupayakan bertemu dengan calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno. Pertemuan tersebut, kata calon wakil presiden nomor urut 01, dimaksudkan sebagai salah satu upaya rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

“Belum (bertemu Sandiaga), nanti lagi diupayakan,” ujar Ma’ruf Amin saat ditanyai apakah akan bertemu dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin 22 April 2019. Ma’ruf Amin menekankan pentingnya upaya rekonsiliasi, guna mengutuhkan kembali bangsa. Ia beralasan, keutuhan negara adalah hal utama, ketimbang kepentingan kelompok atau pihak-pihak tertentu.

“Negara ini, bangsa ini, harus kita nomor satukan, kita jaga keutuhannya. Karena itu seperti pemilu-pemilu, pilpres-pilpres yang lalu, setelah selesai, itu kita tetap utuh kembali, menyatu kembali dan rekonsiliasi,” ujar mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama tersebut.

Usaha rekonsiliasi sebelumnya sudah dilakukan oleh pasangan Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019, Joko Widodo atau Jokowi. Jokowi diketahui mengutus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu dengan capres Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut sedianya akan dilangsungkan kemarin, Minggu, 21 April 2019, yang akhirnya batal.

Luhut Panjaitan mengatakan Prabowo sedang berhalangan karena sakit flu. Meski begitu, Luhut mengatakan dia menjalin komunikasi via telepon dan akan segera menjadwal ulang pertemuan itu. "Tapi ada masalah teknis beliau agak sakit flu, kami reschedule," kata Luhut, saat ditemui di Istana Negara, Senin, 22 April 2019.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.