Galih Ginanjar Diperiksa sebagai Tersangka, Barbie Kumalasari Bawakan Makanan

Abdul Rahman Syaukani Jumat, 12 Juli 2019 08:00:43
Barbie Kumalasari bawakan makanan untuk Galih Ginanjar. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Galih Ginanjar kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya setelah statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka. Galih Ginanjar diperiksa setelah dilakukan penjemputan paksa di sebuah hotel di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/7) dini hari.

Barbie Kumalasari dan pengacaranya mendampingi Galih Ginanjar yang diperiksa secara intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Berhubung Galih Ginanjar tidak bisa leluasa keluar masuk gedung seperti sebelumnya, Barbie Kumalasari berinisiatif untuk membawakan makanan untuk sang suami.

Barbie Kumalasari bawakan makanan untuk Galih Ginanjar. (Seno/tabloidbintang.com)
Barbie Kumalasari bawakan makanan untuk Galih Ginanjar. (Seno/tabloidbintang.com)

"Aku belum ketemu (Galih) nih, baru mau bawain makanan. Soalnya kan barusan Bang Rihat yang ke atas, kan salah satu yang dampingin enggak boleh berdua," tutur Barbie Kumalasari di Polda Metro Jaya.

"Ini mau dipesanin nasi goreng buat makan," ucap Barbie lebih lanjut.

Galih Ginanjar dijadikan tersangka atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Fairuz A Rafiq. Galih dituding melontarkan kata-kata tidak pantas saat diawawancara dalam konten YouTube Rey Utami dan Pablo Putera Benua. Rey dan Pablo sendiri juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Barbie Kumalasari bawakan makanan untuk Galih Ginanjar. (Seno/tabloidbintang.com)
Barbie Kumalasari bawakan makanan untuk Galih Ginanjar. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.