Gugat Baim Wong Rp 100 Miliar, Manajemen Artis Ini Sudah Siapkan Berkas

Abdul Rahman Syaukani Minggu, 21 Juli 2019 20:00:38
Baim Wong akan digugat secara perdata. (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Selain dilaporkan ke polisi beberapa waktu lalu, Baim Wong dan Lucky Pernada juga akan digugat secara perdata ke pengadilan oleh manajemen artis QQ production sebagai buntut dari permasalahan mereka atas kasus wanpretasi.

Tak tanggung-tanggung, QQ Production bakal menggugat Baim Wong senilai Rp 100 miliar. Sementara Lucky Hakim akan digugat sebesar RP 50 miliar terkait kasus yang sama.

Astrid dan pengacaranya, Didit Wijayanto, mengatakan bahwa pihaknya sudah selesai merampungkan berkas gugatan untuk dimasukkan ke pengadilan terkait pekan depan. "Sudah siap (berkasnya), malah sudah kita siapkan sejak lama," ucap Astrid saat ditemui di bilangan Kelapa Gading, Jakarta utara, Jumat (19/7)

Sejumlah bukti juga akan dilampirkan dalam gugatan nanti. Gugatan perdata sengaja dilakukan karena Baim Wong dan Lucky Perdana dianggap tidak kunjung menyelesaikan masalah yang dinilai telah merugikan Astrid dan manajemen artis QQ Production. Bahkan sudah tidak ada komunikasi antara Astrid dengan Baim Wong dan Lucky Perdana.

"Belum ada komunikasi sama sekali. Saya enggak merasa mereka mengabaikan itu terserah, itu hak mereka melakukan apapun, tapi kita juga punya hak,"kata Astrid.

Dia secara fisik dan mental mengaku siap menempuh berbagai upaya demi menuntut haknya yang dianggap belum juga diberikan oleh Baim Wong dan Lucky Perdana.

Lucky Perdana akan digugat secara perdata. (Seno/tabloidbintang.com)
Lucky Perdana akan digugat secara perdata. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.