Terjerat Narkoba, Jefri Nichol Syok Berat Hingga Tak Bisa Tidur Nyenyak

Supriyanto Jumat, 26 Juli 2019 09:15:11
Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Sampai sekarang, pemain film Dear Nathan itu masih berada di ruang tahanan Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Aga Khan, kuasa hukum Jefri Nichol, mengatakan kliennya masih sangat terpukul. Bahkan karena memikirkan kasusnya, Jefri tidak bisa tidur nyenyak.

"Dia (Jefri Nichol) malam ini susah tidur. Saya takutnya dia depresi. Mudah-mudahan assesmennya bisa mengarahkan langsung ke RSKO," ungkap Aga Khan saat dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis (25/7).

Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. (Seno/tabloidbintang.com)
Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. (Seno/tabloidbintang.com)

Aga Khan mengungkapkan, pihaknya akan mengajukan permintaan rehabilitasi untuk Jefri Nichol. Alasannya, Jefri Nichol tergolong pemakai pemula dan harus diselamatkan.

"Masih syok berat saya bilang karena dia bukan pemakai narkoba yang berat. Dia anak muda, rentang banget. Makanya kita upayakan rehabilitasi," pungkas Aga Khan

Jefri Nichol ditangkap polisi terkait kasus narkoba pada Senin (22/7) sekitar pukul 23.30 WIB di apartemen miliknya, kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dalam penggeledahan di apartemen miliknya ditemukan narkoba jenis ganja berbobot 6,01 gram.

Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. (Seno/tabloidbintang.com)
Jefri Nichol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. (Seno/tabloidbintang.com)

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.