Mobil Pacar Jennifer Lopez Dibobol, Kerugian Mencapai RP.7 Miliar

Hari Murtono Rabu, 14 Agustus 2019 07:45:43
Mobil kekasih Jennifer Lopez, Alex Rodriguez, dibobol maling. (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Nasib kurang beruntung dialami kekasih Jennifer Lopez, Alex Rodriguez. Pekerjaannya sebagai komentator bisbol di stasiun televisi ESPN membuatnya merugi. Bukan karena tidak mendapat bayaran, tapi disebabkan mobil pria dengan panggilan A-Rod itu dibobol maling saat sedang melakukan tugasnya.

Sumber penegak hukum memberitahu TMZ bahwa kaca mobil A-Rod dipecah hanya beberapa blok dari Oracle Park pada hari Minggu. Perampokan itu diduga terjadi sekitar pukul 10 malam dan pencuri itu membawa barang elektronik dan perhiasan senilai 500 ribu dolar atau setara 7 miliar rupiah.

Departemen Kepolisian San Francisco memberi tahu barang-barang yang dicuri dari mobil tersebut termasuk perhiasan, laptop, kamera, dan peralatan elektronik lainnya. Tapi keterangan tersebut Kemudian diluruskan seorang perwakilan A-Rod.

Mobil kekasih Jennifer Lopez, Alex Rodriguez, dibobol maling. (Ist)
Mobil kekasih Jennifer Lopez, Alex Rodriguez, dibobol maling. (Ist)

"Nilai finansial barang-barang yang dicuri dari kendaraan Alex Rodriguez saat dia makan malam terlalu dibesar-besarkan," jelas perwakilan tersebut. Adapun nilai barang yang dicuri sama sekali tidak mendekati angka yang disebutkan.

A-Rod pun kemudian membuka suaranya. “Saya sedih bahwa beberapa item yang bersifat pribadi dan tidak tergantikan dengan nilai sentimental yang diambil. Saya diberitahu bahwa penegak hukum setempat memiliki rekaman keamanan kejahatan dan melakukan semua yang mereka bisa untuk mendapatkan barang-barang itu kembali," pungkas A-Rod.

(hari/ari)

Penulis Hari Murtono
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.