Penggemar yang Bilang Ingin Menghamili Miley Cyrus Ditangkap

Hari Murtono Rabu, 25 September 2019 06:30:17
Miley Cyrus (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Hubungan artis dan penggemar seharusnya saling menguntungkan. Tapi ada juga penggemar yang begitu terobsesi sehingga membahayakan sang artis. Hal tidak menyenangkan berhasil digagalkan oleh tim keamanan iHeartRadio di Las Vegas, tempat Miley Cyrus manggung. Para pengawal bermata elangnya berhasil mencegah rencana seorang penggemar bernama David Rumsey mencelakai sang bintang.

Menurut TMZ, polisi dipanggil ke T-Mobile Arena pada Sabtu malam setelah tim keamanan Miley memperhatikan Rumsey yang berusia 42 tahun di antara hadirin. Rumsey telah ada di daftar pengawasan mereka karena dia diduga membuat ancaman sebelumnya terhadap Miley.

Sumber TMZ mengatakan Rumsey mengatakan kepada tim Miley, "Ini adalah misi hidupku untuk menghamili Miley." Lelaki itu juga mengklaim akan membangunkan Michael Jackson dan Prince dari kematian agar mereka bisa berpesta dengannya dan Miley.

Setelah ditahan oleh tim keamanan Miley, Rumsey ditangkap dan dikirim ke penjara distrik Clark dengan tuduhan melakukan percobaan kejahatan. Sebelum kejadian, cuitan pria tersebut di akun Twitter pria itu sangat aneh. Dalam tweet seminggu sebelum konser, dia memberi tahu Miley bahwa dia menyesal telah menyakitinya dan menyalahkan Donald Trump. Kemudian Rumsey menyindir bahwa setelah mereka bertemu di Vegas mereka akan dapat berpesta dengan MJ, Prince dan Tupac.

Sumber memberi tahu TMZ, cuitan itu yang membuat tim Miley membagikan foto Rumsey kepada staf di dalam venue dan memerintahkan mereka untuk waspada selama penampilannya.

(hari/ari)

Penulis Hari Murtono
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.