Ayu Dewi Ceritakan Proses Persalinan Anak Ketiganya

Altov Johar Jumat, 4 Oktober 2019 21:30:16
Ayu Dewi bercerita tentang proses persalinannya (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Presenter Ayu Dewi dikaruniai anak ketiga melalui proses operasi caesar. Anak berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Muhammad Aqli Attaya itu lahir pada Minggu (29/9) dengan panjang badan 50 sentimeter dan berat bada 3,1 kilogram.

Ayu Dewi bercerita tentang proses persalinannya, yang lebih cepat dari prediksi awal. Semula Ayu diprediksi akan menjalani proses persalinan tanggal 1 Oktober 2019.

"Prediksinya tanggal 1 kan, tanggal 1 itu pas 40 minggu, itu eyke masih bisa berharap lahirannya spontan dan normal. Cuma ternyata kan dia posisinya duduk, jadi nggak bisa, duduk habis itu agak-agak senderan, akhirnya kata dokter pokoknya harus sebelum tanggal 1 ya, karena sudah mulai kontraksi dari hari Rabu," tutur Ayu Dewi di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Jumat (4/10).

"Hari Jumat eyke masih akupuntur, usaha agar bayinya muter, bayi gue enggak muter-muter, ngadepnya ke belakang mulu. Dari pertama periksa dia enggak mau dilihatkan mukanya. Hari kamis suami akhirnya booking kamar karena kalau caesar kan lebih baik dibooking dan dipersiapkan supaya dokternya lengkap. Akhirnya lahirannya tanggal 29," sambung Ayu Dewi.

Berbeda dengan persalinan kedua anak sebelumnya, kali ini Ayu Dewi harus harus tanpa ditemani suami. Sebab, prosedur rumah sakit tidak membolehkan Regi Datau masuk ke ruang persalinan.

"Iya jadi ada rumah sakit yang ngebolehin nemenin, ada yang punya peraturan berbeda. Dan di sini harus pasiennya saja, sama dokter-dokternya (yang masuk ruang bersalin)," pungkas Ayu Dewi. 

(Tov)
 

Penulis Altov Johar
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.