Vicky Nitinegoro Dikabarkan Ditangkap, Unggahan Terakhirnya Diserbu Netizen

Christiya Dika Handayani Kamis, 17 Oktober 2019 14:30:29
Vicky Nitinegoro dikabarkan ditangkap polisi (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kabar tak mengenakan datang dari Vicky Nitinegoro. Pria yang sempat dikabarkan dekat dengan Nikita Mirzani itu dikabarkan ditangkap pihak kepolisian diduga karena kasus narkoba pada Rabu (16/10) malam.

Penangkapan ini mulanya diketahui dari postingan akun gosip di Instagram. Akun tersebut mengunggah foto Vicky bersama beberapa orang di sebuah ruangan. 

"Ya ampun bang kok bisa kena narkoko. Waduhhh kok bisa sih bang . Gak nyangka akutuuuuh," tulis akun gosip @lambe_turaaah dalam kolom keterangannya.

Kabar penangkapan Vicky Nitinegoro ini pun cukup menghebohkan media sosial. Banyak netizen beramai-ramai menyerbu postingan terakhirnya di Instagram untuk menanyakan kabar penangkapan tersebut.

Tak sedikit dari mereka mengaku tidak menyangka mengetahui Vicky Nitinegoro terlibat kasus narkoba.

"BANG, BENERAN KETANGKEP YAAAA??," kata netizen. "Bangg benerann ga beritanyaaa sedih, semogaa engga yaaa wak," ujar netizen lain. "Duh vicky, ketangkep kan. Udah nyai kasih tau,, udah berhenti gituan," komentar netizen. "Gak nyangka ka vicky pake narkoba," timpal netizen lainnya.

Kabar penangakapan Vicky Nitinegoro ini telah dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Namun Argo belum bersedia menjelaskan detail penangkapan Vicky Nitinegoro, termasuk soal barang bukti yang diamankan.

"Iya masih diamankan dan barangnya sedang di cek di labforta Argo," ujar Argo saat dihubungi wartawan, Rabu (16/10) malam.   

(dika)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.