Nunung Puas Mendengar Keterangan Saksi dalam Sidang

Altov Johar Kamis, 24 Oktober 2019 11:00:13
Nunung dan suaminya menjalani sidang lanjutan kasus narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, puas mendengar keterangan saksi di sidang lanjutan kasus narkoba yang menjerat mereka. Pasalnya, fakta yang terjadi saat mereka masuk Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), menurut Nunung dan Jan Sambiran, memang seperti yang saksi paparkan dalam sidang.

“Puas, puas sekali,” ujar Nunung. “Karena memang faktanya di RSKO kita seperti itu,” timpal July Jan Sambiran, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10).

Pada kesempatan yang sama, Nunung membenarkan dirinya sempat berobat ke psikiater sebagaimana yang diungkap saksi. Namun pengobatan itu dilakukan jauh sebelum tersandung kasus narkoba.

Nunung dan suaminya menjalani sidang lanjutan kasus narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)
Nunung dan suaminya menjalani sidang lanjutan kasus narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)

“Iya, sudah lama sih sebelum permasalahan ini. Masih berjalan sih,” aku Nunung.

“Itu sudah 3 tahun lalu. Enggak ada atas keinginan siapa, kan berdasarkan keadaan dia, berdasar kan sakitnya dia. Orang enggak ada yang mau ke psikiater, cuma karena keadaan yang menuntut dia,” tambah July Jan.

Nunung mengatakan, kondisi itu bermula karena kepalanya kekurangan oksigen. Hingga kini Nunung mengaku masih mengkonsumi obat-obatan untuk beberapa penyakitnya.

“Selama setahun di Singapura balik, saya di indonesia disuruh ke psikiater aja. Sampai sekarang masih harus diminum obatnya,” ujar Nunung.

Nunung dan suaminya menjalani sidang lanjutan kasus narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)
Nunung dan suaminya menjalani sidang lanjutan kasus narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.