Begini Cara Angie Virgin Lindungi Keluarga di Inggris dari Wabah Corona

RIK Selasa, 31 Maret 2020 06:00:45
Wabah Corona membuat Anggia Yulia atau Angie Virgin waspada (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Wabah Corona membuat Anggia Yulia atau Angie Virgin waspada. Apalagi London, tempat dia dan keluarganya tinggal sudah menerapkan status lockdown. Guna menghindari paparan Covid-19, perempuan 36 tahun itu pun bersikap disiplin untuk seluruh orang yang ada di rumahnya. 

"Tiap pagi sebelum anak sarapan, aku disinfektant rumah. Pagi habis sarapan kita berjemur di garden, lalu masing-masing ke kegiatannya, aku EFH, anak-anak homeschooling," kata Angie Virgin melalui aplikasi pesan singkat pada awak media, beberapa waktu lalu. 

Di samping itu, ia juga mulai mengajarkan anak-anaknya untuk sadar akan kebersihan. Saat wabah Corona seperti sekarang, penting menurut Angie untuk membiasakan anak mencuci tangan setiap selesai berkegiatan. 

"Yang pasti harus lebih ditingkatkan kebersihan tangan. Aku mulai ajarin anak-anak untuk lebih menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh permukaan di tempat public," paparnya. 

Angie Virgin mengatakan kondisi di Inggris saat ini jauh lebih buruk dari yang terjadi di Indonesia. Maka dari itu, bukan bermaksud bersikap berlebihan, namun menurutnya apa yang dilakukan untuk rumah dan anak-anaknya itu merupakan langkah antisipasi yang wajar di tengah pandemi seperti sekarang. 

"Kita harus siapin immune kita, ini senjata yang ampuh melawan virus ini. Siapkan suplemen vitamin buat seluruh anggota keluarga. Dan tingkatin kebersihan di rumah. Memang extra tapi keadaan di UK sangat jauh lebih gawat dibanding di Indonesia," pungkas Angie Virgin. 

(Rik)

Penulis RIK
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.