Percakapan Kegiatan Kemanusiaan di Twitter Selama Pandemi Covid-19

Redaksi Senin, 27 April 2020 18:30:49
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Sejalan dengan semangat berbagi di bulan Ramadan yang sudah di depan mata, banyak pihak telah menunjukkan aksi nyatanya di Twitter melalui inisiatif penggalangan dana dan beragam jenis bantuan. Dari membantu mereka yang kehilangan pekerjaan, pembuatan APD dan masker, hingga memberikan konsumsi bagi pengemudi ojek online. 

Berikut ini adalah 4 (empat) inisiatif kepedulian terhadap sesama yang terjadi di Twitter selama masa  pandemi COVID-19: 

1. Inisiatif memberikan makanan dan sumbangan untuk pengemudi online

Inisiatif yang bertujuan membantu pengemudi  online ini muncul ketika pemerintah mulai menghimbau penerapan karantina mandiri dalam menghadapi pandemi COVID-19. Raden Rauf (@radenrauf) satu satu yang menyuarakan dukungan terhadap inisiatif ini di Twitter. Dalam menyukseskan niat baik ini, Raden memanfaatkan Twitter untuk mengajak pengikutnya berbagi berkah dan meringankan beban para pengemudi online.

2. Inisiatif membuat alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga kesehatan

Budhi Hermanto (@budhihermanto), salah satu pengguna Twitter asal D.I. Yogyakarta, berinisiatif menggandeng beberapa penjahit rumahan yang dinamakan sebagai Majelis Mau Jahit (@mamajahit) untuk membuat dan membagikan APD secara gratis kepada tenaga medis yang bertugas menangani pasien COVID-19. Aksinya mendapatkan banyak tanggapan positif dari pengguna Twitter di Indonesia.

Seorang pengguna Twitter, Linda Beauty K (@lbeautyk_), juga menggalang dana untuk membuat APD melalui usaha konveksinya, Tulip Craft. 

dr. Ferdiriva Hamzah (@ferdiriva), seorang dokter mata sekaligus penulis, juga menggunakan Twitter untuk mempromosikan kampanye penggalangan dana yang diinisiasi oleh Adib Hidayat (@AdibHidayat), seorang penulis dan pengamat musik. Hasil donasi ini diberikan bagi para tenaga medis yang menangani COVID-19 di 110 rumah sakit dan puskesmas di Indonesia. 

3. Donasi bagi #IbuTunggal oleh komunitas Single Moms Indonesia (@singlemomsindo)

Sebuah akun support group, @singlemomsindo, yang diinisiasi Maureen Hitipeuw (@MaureenHitipeuw) berkomitmen untuk mendukung ibu tunggal yang bekerja keras menghidupi keluarga mereka. @singlemomsindo menggalang dana untuk disalurkan kepada para ibu tunggal yang membutuhkan. Beberapa tokoh  perempuan; seperti konsultan keuangan Ligwina Hananto (@mrshananto) dan penulis Uly Siregar (@sheknowshoney), menyuarakan dukungannya bagi komunitas ini.

4. Bantuan bagi yang kehilangan pekerjaan 

Tidak terhitung lagi jumlah pegawai yang kehilangan pekerjaan mereka di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya adalah suami Nyaujan (@ibuknyaujan). Ibu yang memiliki satu anak ini memutuskan membantu menyokong keuangan keluarga dengan berjualan cireng. Dia juga menyebutkan varian yang dijual berikut foto makanannya. Dalam waktu lima hari, Tweet ini sudah disukai oleh hampir 16.000 orang dan di-Retweet lebih dari 20.000 kali. Dia berterima kasih kepada para pengguna Twitter.

Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian, masyarakat Indonesia tetap menunjukkan semangat dalam melawan COVID-19. Satu Tweet dapat memiliki dampak luar biasa bagi orang lain. Twitter tidak hanya digunakan sebagai sumber informasi terkait hobi dan minat, tapi juga sebagai penghubung untuk membantu mereka yang membutuhkan. 

Di masa krisis ini, Twitter berkomitmen menyampaikan pesan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi terkini dari sumber informasi resmi tepercaya. Twitter telah meluncurkan fitur Event page COVID-19 Indonesia untuk memberikan informasi resmi dan tepercaya mengenai COVID-19 secara real time dari lembaga pemerintah, pejabat pemerintah, masyarakat sipil, dan juga media. 


 

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.