Pelawak Bopak Castello Jalani Sisa Hidup dengan Satu Paru-paru

Supriyanto Rabu, 5 Agustus 2020 16:00:12
Pelawak Bopak Castello (bersama istri) mengaku paru-parunya sudah tidak berfungsi normal (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pelawak Bopak Castello mengaku paru-parunya sudah tidak berfungsi normal. Saat ini Bopak Castello menjalani hidup dengan menggunakan paru-paru sebelah kanan. 

"Sampai sekarang cuma pakai paru-paru sebelah. Masih sakit, kadang ya nggak boleh kecapekan," ungkap Bopak Castello didampingi Gita, istrinya, di Studio Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/8).

Bopak Castello mengaku, paru-parunya sudah tidak bisa kembali berfungsi seperti biasa lantaran ada kebocoran. Penyebabnya diakui Bopak karena gaya hidupnya di masa lalu yang tidak sehat.

"Oh sudah enggak bisalah (sembuh), karena itu sudah enggak berfungsi lagi, kan sudah bocor. Paru-paru itu kayak serambi, kan titik-titik, bocor satu dua enggak bisa ditambal lagi jadi normal," ungkap Bopak Castello.

Dengan kondisinya sekarang, Bopak Castello jadi lebih menghargai kesehatan. Ayah dua anak itu jadi lebih waspada lagi kepada lingkungan dan pola hidupnya.

“Buat Bopak lebih waspada tentang lingkungan, pola hidup, jadi lebih bijak kita memilih,” kata Bopak Castello sembari tersenyum.

Bopak Castello tetap optimis untuk kehidupannya. Ia merasa bahwa ketentuan Tuhan akan sangat indah.

“Kalau Bopak tipe orang yang optimis. Kesusahan hal biasa. Dikasih paru satu alhamdulillah, karena Allah kasih kita rezeki. Mungkin ritmenya beda sama dulu. Sekarang jaga ritme, kemarin (kerja) berat, sekarang ringan-ringan saja,” pungkas Bopak Castello.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.