Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Tertular Covid 19 dari Riza Patria

Supriyanto Selasa, 1 Desember 2020 15:00:23
Anies Baswedan terpapar Corona dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Dok Tempo)

TABLOIDBINTANG.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terinveksi virus Corona. Ia dinyatakan positif Covid 19 setelah menjalani swab atau tes usap PCR pada Senin (30/11).

Dalam video yang dibagikan ke wartawan, Anies Baswedan menjelaskan bagaimana dirinya bisa positif Covid. Ia menduga, terpapar Corona dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 yang tertular dari staf pribadinya.

"Setelah tes PCR, malamnya atau dini hari saya mendapat kabar bahwa hasilnya positif," kata Anies Baswedan lewat video pada Selasa (1/12).

Anies mengaku rutin melakukan tes swab, terakhir kali menjalani pemeriksaan pada Rabu (25/11) dengan hasil negatif. Namun, setelah mengetahui Riza Patria positif, Anies langsung menjalani tes pasaonya ia sering berinteraksi dengan Wagub.

Pada Minggu (29/11) Anies kembali melakukan swab test antigen. Hasilnya, tes tersebut menyatakan negatif. Esoknya, Senin (30/11) Anies kembali melakukan tes swab PCR. Hasilnya baru diketahui Anies keesokan harinya atau pada Selasa (1/12) dini hari.

Anies sengaja mengumumkan soal kondisinya yang terpapar Covid agar bisa diikuti oleh warganya. Ia ingin agar semua transparan.

"Jadi, tidak ada yang ditambah atau dikurang-kurangi. Kita ingin kebijakan yang terbuka, transparan," kata Anies Baswedan.

Anies menyarankan kepada orang dekat dan melakukan kontak dengannya dalam beberapa hari terakhir agar segera melakukan langkah-langkah seperti isolasi mandiri atau melakukan pemeriksaan tes PCR di puskesmas terdekat.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.