Adik Datang ke Pernikahan Indah Permatasari - Arie Kriting, Begini Respons Ibundanya

Supriyanto Rabu, 13 Januari 2021 20:30:29
Pernikahan Indah Permatasari dengan Arie Kriting yang digelar Rabu (12/1) tidak mendapat restu

TABLOIDBINTANG.COM - Pernikahan Indah Permatasari dengan Arie Kriting yang digelar Rabu (12/1) tidak mendapat restu orang tua. Nursya ibunda Indah mengaku tidak mau menikahkan putrinya dengan Arie Kriting apalagi hadir di pernikahan.

Namun rupanya, Sinta Mutiara Bella adik Indah Permatasari datang menyaksikan perkawinan kakaknya dengan Arie Kriting. Mengenakan dress hijau muda, Sinta memberi ucapan selamat kepada Indah dan Arie Kriting.

Mengenai kehadiran Sinta Mutiara Bella, sang ibu mengatakan sudah mengetahui, bahkan Nursyah tidak pernah melarang siapapun datang ke pernikahan Indah Permatasari.

"Tahu, tahu, saya tahu. Saya nggak apa-apa. Saya nggak pernah larang orang semua termasuk papinya, saya tidak larang," ujar Nursyah kepada wartawan lewat telepon, Kamis (13/1).

Nursyah mengatakan, cukup dirinya yang menentang pernikahan itu lantaran tidak suka dengan Arie Kriting.

"Biarlah saya sendiri yang tidak mau sama orang itu (Arie), yang tidak setuju sama pernikahan ini, saya tidak pernah larang saudara kandungnya kesana," terang Nursyah.

Nursyah menambahkan, Indah Permatasari juga tidak pernah meminta persetujuan kakaknya, apalagi meminta untuk hadir dalam pernikahan tersebut. Akhirnya kakak-kakak Indah pun merasa kecewa. 

"Malah Indah yang tidak pernah minta ke kakaknya untuk dihadiri, itu yang buat kakaknya kecewa. Meski kakaknya tidak mau, tapi Indah tidak ada minta (basa-basi) kakaknya ke Jakarta, belikan tiket," pungkas Nursyah.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.