Kata Jokowi Soal Vaksinator yang Tampak Gemetar Saat Menyuntikkan Vaksin

Redaksi Kamis, 14 Januari 2021 10:45:53
Prof. dr. Abdul Muthalib, Sp.PD-KHOM, Wakil Ketua Dokter Kepresidenan adalah vaksinator yang menyuntikkan vaksin kepada Presiden (Youtube)

TABLOIDBINTANG.COM - Prof. dr. Abdul Muthalib, Sp.PD-KHOM. yang merupakan Wakil Ketua Dokter Kepresidenan adalah vaksinator yang menyuntikkan dosis vaksin kepada Presiden.

Saat penyuntikan berlangsung, banyak pihak yang memperhatikan bahwa sang vaksinator tampak gemetar. 

"Mungkin karena ini juga vaksin pertama kali dan mungkin juga yang disuntik Presiden, apalagi ini juga disiarkan secara langsung di TV-TV. Jadi mungkin beliau, Prof. dr. Abdul Muthalib, sedikit agak gemetar," kata Presiden.

"Tapi, beliau ini kan dokter yang sudah sangat berpengalaman dan handal. Jadi waktu disuntik tadi tidak terasa sakit sama sekali," imbuhnya.

Vaksinasi Covid-19 ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia di mana diharapkan sebanyak 70 persen dari seluruh penduduk Indonesia memperoleh vaksin agar tercipta kekebalan komunal. Kekebalan komunal nantinya akan mencegah infeksi virus corona yang pada akhirnya dapat menjadikan pandemi Covid-19 terkendali.

Kira-kira kapan terakhir kali Presiden Joko Widodo mengikuti vaksinasi?

"Disuntik vaksin terakhir? Waduh, sudah lama ya. Saya sudah lupa. Tapi mungkin pas mau haji itu ada suntik untuk meningitis dan flu," tuturnya.

Kepala Negara sangat menaruh harapan terhadap program vaksinasi yang diberikan secara gratis kepada masyarakat. Presiden Jokowi juga meminta tolong agar masyarakat mau berpartisipasi dalam program ini demi kemaslahatan bangsa.

"Saya berharap, nanti seluruh masyarakat, seluruh rakyat, bersedia divaksin karena ini upaya kita untuk bebas dari pandemi. Mengenai waktunya kapan semuanya harus bersabar karena akan diatur dan dilakukan secara bertahap. Tapi yang pasti vaksin ini gratis," ucap Presiden.

Artikel ini diambil dari laman setneg.go.id.

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.