Covid-19: Petugas Verifikator Perketat Pemeriksaan Bagi Pelaku Perjalanan

Redaksi Jumat, 22 Januari 2021 21:00:06
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito (covid19.go.id)

TABLOIDBINTANG.COM - Menyusul terbongkarnya sindikat yang memalsukan surat tes polymerase chain reaction (PCR) dengan cara diperjualbelikan, Satgas Penanganan Covid-19 memastikan petugas verfikator Covid-19 di pintu-pintu masuk atau kedatangan domestik dan internasional. 

"Petugas verifikator surat tes PCR, tes antigen atapun tes antibodi di bandar udara, terminal ataupun pelabuhan, ini akan terus mengetatkan protokol di pintu masuk kedatangan dengan tujuan mencegah imported case," tegas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. 

Sementara bagi yang menyalahgunakan surat keterangan terkait hasil tes Covid-19, sanksi pidana akan dijatuhkan. Hal ini sudah ditegaskan melalui pasal 267 ayat 1 dan pasal 267 ayat 1 KUHP. "Dengan ancaman pidana kurungan selama 4 tahun. Baik yang membuat ataupun menggunakannya," kata Wiku. 

Masyarakat dihimbau agar menggunakan hasil tes resmi yang dikeluarkan lembaga kesehatan. Juga saat melakukan melakukan perjalanan domestik. Semua ini bertujuan untuk menekan penularan yang berpotensi disebarkan dari para pelaku perjalanan yang masuk ataupun keluar antar daerah di Indonesia.

Artikel ini diambil dari laman satgas covid19.go,id.

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.