Ibnu Jamil Unggah Video Hari Pertama Jadi Suami Ririn Ekawati

Redaksi Sabtu, 30 Januari 2021 23:00:39
Hari ini Sabtu (30/1) di Jakarta, Ibnu Jamil resmi menikahi Ririn Ekawati (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Hari ini Sabtu (30/1) di Jakarta, Ibnu Jamil resmi menikahi Ririn Ekawati. Masih mengenakan baju pengantin, Ibnu Jamil mengunggah video pendek di akun Instagramnya. Bismillah Day 1, tulis Ibnu Jamil di unggahannya.

"Day 1 jadi suami Ririn Ekawati," kata Ibnu Jamil dalam video itu. Kamera yang dipegang Ibnu Jamil lalu merekam kalimat yang sama dari Ririn Ekawati. "Day 1 jadi istri Ibnu Jamil," kata Ririn lalu tertawa.

Baru diunggah 2 menit video ini sudah ditonton 200 ribu kali lebih dan dikomentari banyak netizen yang mengucapkan selamat.

Pasangan Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati kini resmi menjadi sepasang suami istri setelah menjalani masa pacaran yang relatif singkat. 

Prosesi akad nikah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Kedua mempelai kompak mengenakan face shield tanpa masker. Pun begitu penghulu, para saksi, keluarga, kerabat, dan sahabat yang hadir. Beberapa selebriti teman Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati tampak hadir.

Sebelum menikahi Ririn Ekawati, Ibnu Jamil pernah menikah dengan Ade Maya dan dikaruniai seorang anak bernama Dhofin Maula Jamil. Namun rumah tangga yang dibangun sejak 2006 itu kandas setelah Pengadilan Agama Tigaraksa meresmikan perceraian mereka.

Bagi Ririn Ekawati ini pernikahan ketiga. Ririn Ekawati pertama kali menikah dengan pengusaha Edwin Abeng pada tahun 2001, namun pernikahannya berakhir pada tahun 2008. Ririn Ekawati menikah lagi pada tahun 2015 dengan Ferry Wijaya. Pernikahan kedua pun terpisahkan oleh maut. Ferry Wijaya meninggal pada 2017.


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.