Menkes Ingatkan untuk Mewaspadai Mutasi Virus Baru dari Sejumlah Negara

Redaksi Senin, 3 Mei 2021 23:59:35
Menkes Ingatkan untuk Mewaspadai Mutasi Virus Baru dari Sejumlah Negara (Setneg)

TABLOIDBINTANG.COM - Masyarakat diminta berhati-hati dan mewaspadai penyebaran mutasi virus corona baru yang berasal dari sejumlah negara, yaitu India, Afrika Selatan, maupun Inggris. Mutasi virus ini sudah masuk ke Indonesia dan hingga kini masih dapat dikendalikan.

Menteri Kesehatan mengatakan ini saat memberikan keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 3 Mei 2021.

“Sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu mutasi dari India ada dua insiden yang sudah kita lihat, dua-duanya di Jakarta, dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu yang ada di Bali,” papar Budi.

Mutasi dari Inggris telah lebih dahulu terdeteksi di Indonesia pada 13 insiden. Mutasi virus dari ketiga negara ini, menurut Menkes, termasuk kategori variant of concern atau varian yang sangat diperhatikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mencegah agar mutasi virus ini menyebar perlu dilakukan segera dan menjadi tugas bersama dari seluruh pihak. Isolasi dan disiplin melakukan pelacakan serta pengetesan bagi kontak erat menjadi salah satu upaya. Menkes juga mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna melindungi diri dari penularan mutasi virus tersebut.

“Apapun virusnya, apapun mutasinya, kalau kita disiplin protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, insyaallah harusnya penularan tidak terjadi,” tandas Menkes.

Sumber: presidenri.go.id.


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.