Antisipasi Varian Baru Corona, Kemenkes Akan Lakukan Genome Sequencing Lebih Intens

Redaksi Selasa, 11 Mei 2021 17:30:19
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (setneg)

TABLOIDBINTANG.COM - Penerapan protokol kesehatan merupakan cara paling baik mencegah penularan virus corona, khususnya terhadap beberapa varian baru yang telah masuk ke Indonesia.

"Sekali lagi, penerapan protokol kesehatan 3M secara disiplin, juga penerapan protokol PPKM berskala mikro secara disiplin adalah cara yang paling ampuh untuk mengontrol penularan ini," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat menyampaikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 10 Mei 2021, selepas mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi.

Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa tiga varian baru corona yang masuk kategori variant of concern dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah masuk ke Indonesia, yakni varian London (B.1.1.7), Afrika Selatan (B.1.351), dan India (B.1.617).

Penyebaran varian baru tersebut berasal dari Arab Saudi, Afrika, India, dan Malaysia.

“Penyebaran agak terkonsentrasi cukup besar di daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Jadi memang penyebarannya relatif cukup banyak di daerah Sumatera dan Kalimantan,” ungkapnya.

Mengantisipasi agar ketiga varian baru corona tidak menyebar lebih luas, Kementerian Kesehatan akan melakukan genome sequencing secara lebih intens di sejumlah daerah yang terpantau telah terdeteksi adanya varian baru tersebut.

"Kementerian Kesehatan akan melakukan genome sequencing secara lebih rapat di daerah-daerah yang sudah kita lihat ada mutasi baru untuk bisa dengan segera memonitor pola penyebarannya sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah isolasi atau langkah-langkah karantina yang tepat agar virus mutasi baru ini tidak cepat menyebar ke daerah-daerah lain, tutur Menkes.

Sumber: presidenri.go.id.


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.