Verrell Bramasta Putuskan Stop dari Sinetron Jika ....

Indra Kurniawan Minggu, 6 Juni 2021 18:00:04
Verrell Bramasta Putuskan Stop dari Sinetron Jika .... (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Verrell Bramasta laris manis main sinetron. Usai satu sinetron tamat, dia dipakai lagi untuk sinetron lain.

Saat ini, setelah membintangi beberapa sinetron produksi Sinemart, dia menghiasi layar RCTI lewat sinetron Putri Untuk Pangeran. Di sinetron MNC Pictures tersebut ia memainkan karakter Pangeran.

Rezeki yang terus mengalir dari sinetron disyukuri oleh putra sulung Ivan Fadilla dan Venna Melinda. Baginya, sinetron sudah seperti rumahnya sendiri.

"Alhamdulillah, sinetron menjadi seperti rumah saya, loh bro," ucap Verrell Bramasta dilansir tabloidbintang.com dari video #NebengBoy di kanal YouTube Boy William, Minggu (6/6).

Putri Untuk Pangeran akan menjadi sinetron terakhir Verrell Bramasta. Setelah itu berakhir, ia akan rehat untuk sementara waktu dan fokus melakukan kegiatan lain yang mungkin tertunda selama ini. 

"Saya ingin istirahat, sebetulnya. Ini (Putri Untuk Pangeran) akan menjadi sinetron terakhir saya untuk sementara waktu. Sumpah," kata Verrell meyakinkan. 

"Karena setelah ini saya berencana untuk kuliah sekitar 3 tahun. Saya rasa ini akan menjadi sinetron terakhir saya," sambungnya. 

"Jadi loe berhenti sinetron nih?" tanya Boy William.

"Kalau ini sampai 1.000 episode," sahut Verrell mantap.

Sampai Jumat (4/6), Putri Untuk Pangeran telah menginjak 445 episode sejak tayang perdana 15 Juni 2020 silam. Di daftar rating TV, sinetron yang juga dibintangi Ranty Maria itu stabil di posisi 5 besar dan besar kemungkinan jumlah episodenya bisa mencapai 1.000. 

(Ind)


Penulis Indra Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.