Bulan Juli Jokowi Targetkan Satu Juta Penyuntikan Dosis Vaksin per Hari 

Redaksi Rabu, 9 Juni 2021 18:30:41
Bulan Juli Jokowi Targetkan Satu Juta Penyuntikan Dosis Vaksin per Hari (BPMI Setpres)

TABLOIDBINTANG.COM - Jokowi minta percepatan vaksinasi massal agar pada bulan Juni ini dapat menyentuh angka 700 ribu penyuntikan dosis vaksin per hari. Untuk bulan Juli mendatang, Jokowi telah menetapkan target sebanyak satu juta penyuntikan dosis vaksin per hari.

"Kita berharap bulan Juni ini target vaksinasi per hari 700 ribu itu bisa tercapai, sehingga di bulan Juli kita sudah masuk ke target vaksinasi per hari satu juta,” ujarnya selepas peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, pada Rabu, 9 Juni 2021.

Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di RSUI Kota Depok, Jawa Barat. Vaksinasi ini diperuntukkan bagi kurang lebih 1.500 orang yang terdiri atas kelompok warga lanjut usia (lansia), pelayan publik, tenaga kependidikan, dan penyedia layanan transportasi (pengemudi ojol dan ojek pangkalan).

RSUI membagi penyuntikan dosis vaksin ke dalam dua proses, yakni secara lantatur (layanan tanpa turun) atau drive thru yang diperuntukkan bagi para pelayan publik dan penyedia layanan transportasi serta vaksinasi bagi warga lansia di lobi utama gedung RSUI.

“Tadi saya juga melihat langsung pelaksanaan vaksinasi drive thru untuk para pengemudi ojek. Kita harapkan proses vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini saja, tetapi di daerah-daerah lain di provinsi-provinsi yang lain juga bergerak secara cepat,” tuturnya.

Jokowi turut meninjau pelaksanaan vaksinasi serupa yang juga digelar di Korps Brimob dan kantor-kantor polsek di wilayah Kota Depok melalui konferensi video.

Sumber: presidenri.go.id.


Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.