Takbir Akbar Virtual Malam Ini, Dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin

Redaksi Senin, 19 Juli 2021 14:00:07
Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Takbir Akbar Virtual pada Senin (19/7) malam.

TABLOIDBINTANG.COM - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Takbir Akbar Virtual pada Senin (19/7) malam, untuk memeriahkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, ikut menyambut malam Iduladha dengan menggemakan takbir dari rumah masing-masing.

“Mari meriahkan malam Hari Raya Idul Adha dalam Takbir Akbar Virtual,” ajak Menag di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Menurut Menag, Takbir Akbar Virtual akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga, TNI/Polri, gubernur, elemen masyarakat, dll dijadwalkan akan ikut bergabung secara virtual dari kediaman masing-masing.

“Mari gemakan takbir, agungkan Asma Allah Yang Mahabesar dan Mahakuasa, dari rumah masing-masing, seraya berharap pandemi ini segera berakhir,” ucap Menag.

Takbir Akbar Virtual mengangkat tema ‘Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat’ dengan hastag #TakbirDiRumahAja.

Dikatakan Menag, Idul Adha mengingatkan umat Islam pada pesan penting Rasulullah SAW saat menyampaikan khutbah wukuf pada Haji Wada’ 14 Abad silam. Salah satunya adalah pesan untuk menjaga darah dan jiwa setiap manusia.

“Ini pesan yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, di momen Idul Adha saat pandemi, mari bangun solidaritas bersama untuk Indonesia Sehat,” tandasnya.

Takbir Akbar Virtual akan disiarkan stasiun-stasiun televisi, radio, dan media lainnya, termasuk media sosial. Acara dijadwalkan akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.


Penulis Redaksi
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.