Menuai Banyak Kecaman, Warkopi Tak Masalah Jika Harus Bubar

Ari Kurniawan Sabtu, 25 September 2021 15:00:23
Menuai Banyak Kecaman, Warkopi Tak Masalah Jika Harus Bubar

TABLOIDBINTANG.COM - Tiga pemuda personel Warkopi bernama Sepriadi, Alfred, dan Alfin, mendadak populer berkat kemiripan wajah mereka dengan personel Warkop DKI; Dono-Kasino-Indro. Selain viral di media sosial, mereka juga kebanjiran tawaran tampil jadi bintang tamu di TV. 

Tapi eksistensi mereka dipersoalkan oleh Lembaga Warkop DKI sendiri. Sebab, trio yang menamakan diri Warkopi itu sama sekali belum mengantongi izin untuk melakukan aktivitas komersial dengan membawa mama Warkop DKI maupun Dono-Kasino-Indro. 

Usai mendapat teguran dari Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI, Patria TV selaku manajemen yang menaungi Warkopi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Permintaan maaf disampaikan Aly Julys selaku humas Patria TV, dalam jumpa pers di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (24/9). Hadir juga pada kesempatan itu Sepriadi, Alfred, dan Alfin.

Diakui Aly, setelah persoalan ini mencuat ke publik, para personel Warkopi banyak menerima hujatan. Bahkan tidak sedikit yang meminta mereka dibubarkan karena dianggap tidak punya etika. "Mereka dinaikkan oleh netizen tapi juga dijatuhkan sama netizen,” ujar Aly.

Hal ini diakui oleh Alfin. Ia bahkan mengatakan komentar negatif juga diarahkan kepada orang-orang di sekitarnya, seperti teman dan keluarga. “Banyak, ya. Saya sampai enggak berani baca, takutnya kami bertiga down. Bawa nama-nama keluarga saya. Ya saya disebut bahasa kasarlah,” ungkapnya.

Pihak Patria TV telah meminta maaf atas kegaduhan yang timbul akibat keberadaan Warkopi. Mereka berharap mendapat respon dari Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI untuk menentukan langkah selanjutnya. Kalaupun harus bubar, Aly mengaku tidak masalah. "Kalau netizen sih banyak itu (desakan). Disuruh bubar nggak apa-apa," tandasnya.


Penulis Ari Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore