Program Konversi ke Kompor Listrik Belum Akan Diberlakukan Tahun Ini

Redaksi | 26 September 2022 | 10:30 WIB

Konversi kompor LPG 3 kilogram ke kompor listrik induksi dipastikan tidak akan diberlakukan pada tahun 2022. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya. "Pemerintah belum memutuskan, sekali lagi pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik induksi," ujar Airlangga yang didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Menteri Airlangga mengungkapkan bahwa pemerintah terus memantau dan menghargai masukan dari masyarakat termasuk juga memonitor pemberitaan di media. Pemerintah juga telah melihat langsung kondisi di lapangan terkait dengan konversi dari kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik induksi. "Dapat dipastikan bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022. Sampai saat ini pembahasan anggaran dengan DPR terkait dengan program tersebut belum dibicarakan dan tentunya belum disetujui," imbuhnya.

Menko Ekon menjelaskan, program kompor listrik induksi saat ini masih merupakan uji coba atau prototipe sebanyak 2.000 unit dari rencana 300 ribu unit yang akan dilaksanakan di Bali dan di Solo, Jawa Tengah. "Hasil dari uji coba ini akan dilakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan," ujarnya.

Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan kepentingan masyarakat dalam program konversi ini. "Pemerintah akan menghitung dengan cermat segala biaya dan risiko, memperhatikan kepentingan masyarakat, serta menyosialisasikan kepada masyarakat sebelum program diberlakukan," tandasnya.

Sumber: Setkab.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor: Redaksi
Berita Terkait