Gatot Brajamusti Ditahan Polisi, Reza Artamevia Ikut Diperiksa

TEMPO Selasa, 30 Agustus 2016 07:00:44
Reza Artamevia (Seno Susanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Juru bicara Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti, Ozzy SS, mengatakan ada beberapa pihak lain yang turut diamankan polisi terkait dengan penggerebekan di Hotel Golden Tulip, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Di antaranya adalah artis Reza Artamevia dan Davina, wanita yang telah dianggap Gatot sebagai keluarganya sendiri.

"Semuanya masih diperiksa sampai sekarang, termasuk Reza dan Davina. Yang lainnya, saya tidak tahu namanya," kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 29 Agustus 2016.

Gatot ditangkap bersama istrinya, Dewi Aminah, usai kongres Parfi di Mataram. Dalam kongres tersebut, Gatot kembali terpilih sebagai Ketua Umum Parfi.

Ozzy curiga Gatot sengaja dijebak. Sebab Gatot juga pernah digrebek beberapa kali, tetapi tidak terbukti.

"Patut dipertanyakan ini ada apa. Seperti ada grand design, memang sedang ditarget," ujarnya.

Ia menilai ada skenario besar di balik penggerebekan Gatot. Misalnya, kata dia, seperti polisi yang seolah-olah mendapat laporan masyarakat bahwa ada sejumlah orang sedang menggunakan narkoba.

Selain itu, polisi membentuk satuan tugas secara singkat.

"Seolah-olah Gatot ini DPO (Daftar Pencarian Orang), gembong narkoba yang disergap dalam waktu singkat," kata Ozzy.

Gatot digerebek di kamar hotel yang disewanya secara eksklusif. Saat penggerebekan, polisi menemukan sabu-sabu dan bong. Namun, Ozzy membantahnya. Kata dia, kamar tersebut tidak bersifat ekslusif.

"Semua bisa masuk, easy come, easy go. Jadi, kami juga tidak tahu siapa saja yang sudah keluar masuk."

Hingga saat ini, belum ada hasil tes urine Gatot, istrinya, Reza, dan rekan lainnya.

"Semuanya dites urine, tapi belum ada hasilnya. Sekarang masih menjalani pemeriksaan di Polres, termasuk Reza Artamevia," tutur Ozzy.

 

TEMPO.CO

 


Penulis TEMPO
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore