Tewas Dibunuh, Ini Kronologi Penemuan Jenazah Ibu Tiri Vokalis The Rain

TEMPO Rabu, 20 September 2017 09:30:02
Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru masih menyelidiki kasus pembunuhan ibu tiri Indra Prasta, Cici Anisa, 33 tahun, di sebuah hotel di Jalan Paus, Pekanbaru.

"Penyidik dan Polsek Bukit Raya sedang melakukan pengembangan dan pendalaman," kata Wakil Kepala Polreta Pekanbaru Ajun Komisaris Besar Edy Sumardi Priadinata, kepada Tempo, Senin, 18 September 2017.

Saat diidentifikasi, polisi menemukan identitas korban atas nama Cici Anisa Wahab (33), warga Jalan Wijaya, Kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Kasus pembunuhan itu terungkap saat resepsionis hotel bernama Bunga, memerintahkan petugas keamanan hotel, Afandi untuk mengecek tamu kamar hotel yang akan meninggalkan hotel ataupun yang akan memperpanjang sewa kamar, pukul 12.30.

Afandi pun mengecek ke kamar 137. Afandi lalu menggedor pintu kamar namun tidak ada jawaban dari penghuni kamar. "Tapi dari dalam kamar tersebut ada terdengar suara TV yang sedang menyala," kata Edy.

Kemudian saksi membuka pintu kamar dengan menggunakan kunci Master. Saat pintu terbuka, saksi menemukan korban tewas dalam kondisi tertelentang di atas tempat tidur. Muka korban tampak tertutup bantal, hanya menggunakan celana dalam dan kasur berlumuran darah.

Cici Anisa diketahui pernah menikah dengan ayah vokalis The Rain Indra Prasta. Pernikahan tersebut menurut Indra tak berlangsung lama.

Indra tak begitu mengenal pribadi ibu tirinya lebih dekat. "Meskipun sejujurnya saya tidak mengenal mendiang secara pribadi, tapi keluarga sangat berduka," kata tersebut saat dihubungi TabloidBintang melalui sambungan telepon, Selasa, 19 September 2017.

 

 

TEMPO.CO


Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.