Dewi Perssik Vs Petugas Transjakarta, Polisi Telisik CCTV

TEMPO Kamis, 7 Desember 2017 08:45:03
Dewi Perssik dan suami laporkan penjaga palang jalur busway. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Polda Metro Jaya berencana memeriksa kamera CCTV di sekitar jalur Transjakarta yang diterobos mobil Dewi Perssik. Hal ini untuk mencari bukti dan kronologi kejadian dugaan penghinaan oleh pria yang mengemudikan mobil tersebut.

"Untuk kasus DP, sudah dilakukan pemeriksaan dan ke TKP. Ada satu anggota yang ikut membantu melerai waktu terjadi pertengkaran, sudah dimintai keterangan," ujar Kabid Humas Polda metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (6/12).

Argo menjelaskan, untuk saat ini polisi belum mengantongi bukti yang cukup. Sehingga jika memungkinkan akan dilakukan pemeriksaan kamera CCTV di sekitar kejadian.

Petugas Transjakarta Harry Maulana Saputra melaporkan sopir yang mengemudikan mobil dengan nomor polisi B 12 DP ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, Sabtu (2/12).

Harry melaporkan dugaan ancaman kekerasan, melawan petugas, dan fitnah, yang dilakukan si sopir, yang belakangan diketahui adalah suami Dewi Perssik, Angga Wijaya. Peristiwa itu terjadi pada 24 November 2017, sekitar pukul 19.00 WIB.

Sang sopir terlibat cekcok dengan petugas patroli Transjakarta karena tidak mau laju mobilnya yang melanggar aturan dihentikan petugas. Bahkan, dia memaki serta mengancam petugas.

"Mobil pribadi melaju masuk jalur dan langsung berhenti di depan petugas patroli seolah-olah mau menabrak," kata Kepala Humas Transjakarta, Wibowo, dalam keterangan tetulis, Ahad pekan lalu.

Tak hanya sekedar memaksa masuk jalur, kata Wibowo, pengendara Jaguar yang mengaku sebagai pengawal Dewi Perssik itu juga disebut memaki-maki petugas dengan mengeluarkan kata-kata kasar. “Woy, monyet buka pintu, gua lagi ngawal," kata Wibowo menirukan perkataan pria itu.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.