Wah, Dhawiya Putri Bungsu Pedangdut Elvy Sukaesih Kemungkinan Pengedar?

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 20 Pebruari 2018 15:30:00
Wah, Dhawiya Putri Bungsu Pedangdut Elvy Sukaesih Kemungkinan Pengedar? (Tov / Tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Saat dilakukan penggeledahan di kamar putri bungsu pedangdut senior Elvy Sukaesih, Dhawiya, pada Jumat (16/2) lalu, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya adalah timbangan dan alat hisap narkoba.

Polisi menduga barang bukti timbangan mengindikasikan dua kemungkinan. Bisa jadi Dhawiya termasuk pengedar, atau bisa juga timbangan itu hanya untuk mengecek tingkat akurasi narkoba yang dia beli.

"Kalau timbangan ini antara dua (kemungkinan). Bisa jadi dia pengedar, bisa juga dia mau ngecek apakah uang yang dikeluarkan sama tidak dengan yang dia beli," ungkap Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo saat ditemui di kantornya, Senin (19/2).

Polisi sampai saat ini masih mendalami segala kemungkinan yang bisa saja terjadi berdasarkan hasil temuan barang bukt. Polisi juga tengah mendalami soal asal usul narkoba dari tangan Dhawiya dan kekasihnya Muhammad.

"Tapi kan semua itu proses penyidikan yang  harus membuat terang, jelas. Bukan ada satu instrumen lalu kami lakukan judging atau penghakiman," smabungnya.

Dhawiya dan dua kakaknya, Syehan dan Ali Zainal ditangkap polisi pada Jumat (16/2) lalu di bilangan Cawang, Jakarta Timur. Selain mereka bertiga, polisi juga mengamankan Muhammad, pacar Dhawiya dan Chauri, istri Syehan.

Dhawiya dan kekasihnya, Muhammad, resmi dilakukan penahanan karena dikhawatirkan akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Sementara yang lainnya bakal dilakukan rehabilitasi.

(man / wida)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.