Ribut Dengan Lucinta Luna, Begini Reaksi Nikita Mirzani

Supriyanto Kamis, 29 Maret 2018 14:10:20
Lucinta Luna tak hentinya dibicarakan publik

TABLOIDBINTANG.COM - 
Nikita Mirzani terlibat adu mulut dengan Lucinta Luna saat siaran live Brownis Night di Trans TV, Rabu (28/3) malam. Bahkan, perseteruan keduanya berlanjut saling sindir di media sosial.

Saat dimintai komentar soal ribut dengan Lucinta Luna, Nikita Mirzani mengaku emosinya tidak terpancing. Padahal, wajahnya ditunjuk-tunjuk oleh penyanyi dangdut yang disebut-sebut sebagai transgender itu.

Nikita Mirzani yang sempat ribut dengan Lucinta Luna
Nikita Mirzani yang sempat ribut dengan Lucinta Luna

“Nggak dong, justru dia (Lucinta Luna) tidak punya malu dalam hidupnya,  masa menunjuk-nunjuk artis kontroversi, sensasional kayak gue. Tapi kan masyarakat juga tahu mana yang baik dan buruk,” ucap Nikita Mirzani santai usai mengisi acara Pagi Pagi Pasti Happy di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).

Dalam perdebatannya, Nikita Mirzani menyarankan kepada Lucinta Luna agar berterus terang soal jati dirinya.  Nikita menilai, tidak ada kejujuran pada Lucinta Luna sebagai transgender.

Sementara Lucinta Luna mengklaim dirinya seperti Taylor Swift yang kerap dihujat dan dicari-cari kesalahannya. Lucinta kekeuh mengaku dirinya adalah wanita asli.

Selama acara saat keduanya dipertemukan, Nikita Mirzani dan Lucinta sama sekali tak saling tegur.

"Enggaklah (teguran) emang dia artis. Gue mah menegur artis aja,” pungkas Nikita Mirzani.

Lucinta Luna diketahui sebagai penyanyi dangdut pendatang baru dari grup Duo Anggrek yang muncul akhir-akhir ini dengan singel "Lain di Mulut, Lain di Hati"

(pri/val)

Penulis Supriyanto
Editor Vallesca Souisa
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.