Jelang Syuting Film Pertamanya, Devano Danendra Gugup

Yohanes Adi Pamungkas Rabu, 12 September 2018 07:30:00
Devano Danendra akan syuting film perdananya yang berjudul Melodylan. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Putra pedangdut Iis Dahlia, Devano Danendra, dalam waktu dekat akan menjalani syuting film perdananya yang berjudul Melodylan. Film bergenre drama romantis ini diadopsi dari novel laris dengan judul sama. Sebagai pemeran utama, Devano Danendra akan bekerja sama dengan sutradara Fajar Nugros dan beradu akting dengan Aisyah Aqilah.

"Saya grogi, gugup, tapi juga senang akhirnya bisa syuting film untuk pertama kalinya," kata Devano Danendra kepada Tabloidbintang.com di Jakarta.

Devano Danendra sempat membaca novel Melodylan untuk mempelajari karakter bernama Dylan, yang menjadi salah satu figur utama. "Dylan itu banyak diidolakan para perempuan," seru Devano Danendra.

Devano Danendra mengatakan kepribadian dirinya dengan sosok Dylan tak jauh berbeda. Layaknya seorang anak remaja yang kerap merasakan malas belajar dan sering bercanda dengan teman-teman di sekolah. "Kalau playboy enggak," kata Devano Danendra, yang terlebih dulu melakukan proses kasting sebelum terpilih memerankan karakter Dylan.

Devano Danendra bertambah semangat menjalankan syuting karena didukung oleh Iis Dahlia. Sebagai ibu, Iis Dahlia tetap memberikan masukan dan nasehat kepada Devano Danendra. "Yang penting jangan tinggalkan pendidikan, dia membebaskan saya melakukan apapun selama saya bisa tanggung jawab," pungkas Devano Danendra.

Film Melodylan sendiri baru akan melakukan syuting sekitar akhir bulan September di kawasan BSD, Tangerang Banten. Film ini direncanakan akan tayang Febuari tahun depan, pada momentum hari kasih sayang.

(han/ari)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.