Dear Maudy Ayunda, Lebih Baik Ketinggalan Ponsel atau Ketinggalan Alat Makeup?

Wayan Diananto Sabtu, 29 September 2018 16:30:31
Maudy Ayunda bicara soal gawai dan alat makeup. (Foto: Wayan Diananto)

TABLOIDBINTANG.COM - Maudy Ayunda (23) mengakui, ponsel telah menjadi kebutuhan hakiki masyarakat masa kini. Apa pun bisa dilakukan lewat ponsel mulai dari membayar listrik, memesan makanan, taksi, ojek, hingga tiket bioskop. Di sisi lain, Maudy Ayunda mengamini kebiasaan perempuan zaman now yang selalu touch up kapan pun dimana pun. Iseng, kami mengajukan pertanyaan lebih baik ketinggalan ponsel atau ketinggalan alat makeup?

"Aduh!" seru Maudy Ayunda seraya tertawa. Ia terdiam dan berpikir sejenak. Lalu dengan berat hati ia menjawab, "Mending ketinggalan alat makeup saja, deh, kan kulit saya selalu dirawat, Mas. Kalau ketinggalan ponsel, bingung bagaimana menghubungi orang tua, menyelesaikan pekerjaan, dan mengecek agenda dalam beberapa minggu ke depan. Banyak data penting tersimpan di ponsel."

Maudy Ayunda mengakui, gawai tak 100 persen berdampak positif. Ia membenarkan ujaran yang menyebut ponsel pintar bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Karenanya, orang mesti bijak dalam menggunakan gawai. Manusialah yang harus menguasai gawai bukan gawai yang menguasai manusia. Pernahkah Maudy Ayunda kecanduan gawai lalu puasa gawai?

"Bersyukur saya bisa menyeimbangkan diri. Akhir pekan, saya memperbanyak waktu untuk keluarga dan mengurangi aktivitas dengan gawai. Hari kerja biasanya saya aktif di medsos dan menggunakan internet untuk bekerja. Kuncinya, pahami apa yang Anda butuhkan dari internet agar tidak kecanduan. Jika Anda tahu kebutuhan, tentu kecanduan internet tidak akan terjadi. Saya memakai internet dengan maksud tertentu," Maudy Ayunda menukas.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.