Baby Sexyola Tak Mau Bergantung pada Kekayaan Suami

Ari Kurniawan Selasa, 6 November 2018 09:45:11
Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebagai wanita, Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. Meski memiliki suami yang berkecukupan, Baby tetap berusaha mandiri dan mencari penghasilan sendiri. 

Prinsip ini yang dituangkan Baby Sexyola di lagu barunya yang berjudul Ayo Sayang. Lagu dangdut itu, kata Baby, memuat motivasi untuk para wanita agar tetap bekerja meski telah memiliki suami kaya.

"Walau suami banyak uang, tetap harus bekerja. Kepada para wanita jangan terlena oleh laki-laki. Walaupun kaya, hidup enak, jangan mau tinggal saja di rumah, ayo bekerja, usaha atau apa saja," seru Baby Sexyola, di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. (Ari/tabloidbintang.com)
Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. (Ari/tabloidbintang.com)

"Ini memang curhatan pribadi sih, jadi memang Baby selalu memotivasi diri baby, dan beby pengen menginspirasi ke semua," imbuhnya. 

Lagu Ayo Sayang diluncurkan berbarengan dengan perayaan ulang tahun putra Baby Sexyola, Al Malik. Selain keluarga, Baby juga mengundang rekan sesama artis dan teman arisannya. 

"Kebetulan baru kemarin rilis radio, dan sekaranf keliling-keliling. Alhamdulillah udah banyak job off air juga. Job TV belum Baby terima, karena masih banyak job off air," jelas Baby Sexyola. 

Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. (Ari/tabloidbintang.com)
Baby Sexyola tak mau terlalu bergantung pada laki-laki. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.