Ashanty Sering Diingatkan Arsy karena Terlalu Sering Pakai Ponsel

TEMPO Rabu, 28 November 2018 10:30:47
Ashanty dan Arsy. (tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Biasanya orang tua yang harus mengingatkan anaknya untuk tidak terlalu sering menggunakan handphone. Namun yang terjadi pada Ashanty justru sebaliknya. Ashanty justru sering diingatkan oleh putrinya, Arsy Addara Musicia Nurhermansyah, karena terlalu sering menggunakan ponsel.

Di kanal YouTube Sarah Sechan, Ashanty mengatakan putrinya yang berusia 3 tahun itu mengingatkan dirinya untuk tidak menggunakan handphone terus menerus. Ashanty sendiri membatasi anaknya untuk hanya menggunakan handphone di hari libur dan akhir pekan.

“Aku melarang dia di hari sekolah untuk main handphone. Dia tidak punya handphone, tapi punya iPad, buat belajar bahasa Inggris dan lainnya. Tapi hanya boleh saat liburan atau Sabtu Minggu,” jelas Ashanty.

Namun, Ashanty sering menggunakan handphone untuk pekerjaannya. “Aku benar-benar kayak kerja dari situ, sampai Mas Anang bilang ‘Kamu tuh enggak ada waktu lepas hp’” lanjut Ashanty.

Ashanty menambahkan Arsy juga sering meminta dirinya untuk meletakkan handphone dan bermain dengan Arsy. Bahkan Arsy sempat mengucapkan kalimat yang benar-benar menampar Ashanty. “Main sama aku saja diposting,” ucapan Arsy itulah yang benar-benar membuat penyanyi berusia 34 tahun ini sadar kalau dia memang sering menggunakan ponsel di sekitar anaknya.

Pada saat Arsy sedang main, Ashanty memang sering merekamnya untuk dibagikan melalui di Instagram Stories. Pada saat Arsy mau tidur, Ashanty juga suka melihat pekerjaannya di handphone. Namun, lampu dari handphone Ashanty mengganggu Arsy tidur. Hal tersebut membuat Ashanty sadar kalau dia harus membatasi penggunaan handphone di sekitar anak-anaknya.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO
Editor Ari Kurniawan
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.