Dituntut 2 Tahun Penjara, Ahmad Dhani Hari Ini Sampaikan Pembelaan

Abdul Rahman Syaukani Senin, 10 Desember 2018 09:30:32
Ahmad Dhani akan menyampaikan pembelaan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ahmad Dhani hampir memasuki tahap akhir.  Pada sidang yang digelar 26 November 2018 lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menutut Ahamd Dhani dengan hukuman 2 tahun penjara.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyebarkan informasi untuk menebar rasa benci dan meresahkan masyarakat," kata JPU ketika itu.

Dituntut 2 tahun penjara, hari ini, Senin (10/12), Ahmad Dhani akan membacakan nota pembelaan atau pledoi di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ahmad Dhani dan pengacaranya akan mengungkap sejumlah keberatannya atas tuntutan JPU.

Ahmad Dhani akan menyampaikan pembelaan. (Seno/tabloidbintang.com)
Ahmad Dhani akan menyampaikan pembelaan. (Seno/tabloidbintang.com)

Ahmad Dhani sendiri sejatinya masih santai meski tuntutan Jaksa cukup berat. Dia meminta publik tidak menghakiminya karena proses sidang pengadilan belum tuntas.

“Perlu dibedakan ya tuntutan sama putusan. Tuntutan Jaksa ke saya 2 tahun penjara, putusannya belum. Ahok dulu dituntut 1 tahun penjara, putusan hakim 2 tahun,” kata Ahmad Dhani saat ditemui di bilangan Senayan, belum lama ini.

Ahmad Dhani akan menyampaikan pembelaan. (Seno/tabloidbintang.com)
Ahmad Dhani akan menyampaikan pembelaan. (Seno/tabloidbintang.com)

Kasus yang menjerat Ahmad Dhani bermula dari cuitan Twitter di akun media sosial pada 2017 silam. Kala itu Ahmad Dhani membuat cuitan soal penista agama. 

Cuitan akun Twitter Ahmad Dhani kemudian diperkarakan oleh Jack Lapian dari BTP Network yang merupakan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Jack Lapian menganggap cuitan Ahmad Dhani tersebut mengandung unsur hate speech.

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.