Maxime Bouttier Tak Menunggu Valentine untuk Beri Bunga ke Prilly Latuconsina

Altov Johar Rabu, 13 Pebruari 2019 11:45:35
Maxime Bouttie bukan tipe pria yang suka memberikan bunga pada pasangan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Valentine identik dengan bunga untuk mengungkap rasa sayang kepada pasangan. Namun hal itu tidak berlaku untuk Maxime Bouttier. Baginya, memberikan bunga ke Prilly Latuconsina tidak harus menunggu hari Valentine.

"Ya mungkin. Nanti aku potong dari kebun aku, hahaha. No, no, hal-hal kayak gitu aku enggak terlalu... Kami enggak terlalu... Enggak perlu di tanggal itu pun yang harus kasih bunga, bisa kapan pun," ujar Maxime Bouttier di Kawaaan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Maxime Bouttie bukan tipe pria yang suka memberikan bunga pada pasangan. (Seno/tabloidbintang.com)
Maxime Bouttie bukan tipe pria yang suka memberikan bunga pada pasangan. (Seno/tabloidbintang.com)

Dilanjutkan Maxime Bouttier, dirinya bukan tipe pria yang suka memberikan bunga. Ia justru lebih suka memberikan kado yang bermanfaat untuk Prilly. Meski terkadang dia mempersembahkan bunga sebagai ungkapan rasa sayangnya.

"I'm not a flower kinda guy, lebih ke kasih kado yang berguna. Ya kadang-kadang aku kasih bunga tapi bukan untuk Valentine sih," katanya.

Di Valentine kali ini, Maxime dan Prilly Latuconsina berencana melewatinya dengan menonton konser Rossa. "Valentine insya Allah kami mau nonton konsernya Rossa," pungkas Maxime Bouttier.

Maxime Bouttie bukan tipe pria yang suka memberikan bunga pada pasangan. (Seno/tabloidbintang.com)
Maxime Bouttie bukan tipe pria yang suka memberikan bunga pada pasangan. (Seno/tabloidbintang.com)

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.