Marcelino Lefrandt dari Ayah Super Ganteng Menjadi Penjaga Rumah Sakit Jiwa

Wayan Diananto Sabtu, 2 Maret 2019 10:30:31
Marcelino Lefrandt membintang film Reva Guna-guna. (Foto: Seno Susanto)

TABLOIDBINTANG.COM - Marcelino Victor John Lefrandt (44) alias Marcelino Lefrandt produktif di layar lebar tahun ini. Setelah memerankan ayah yang sangat tampan di film Terlalu Tampan, Marcelino Lefrandt berubah 180 derajat menjadi penjaga rumah sakit jiwa. Peran sebagai penjaga rumah sakit jiwa didapat Marcelino Lefrandt lewat film Reva Guna-guna. Awalnya, kata Marcelino Lefrandt, film ini berjudul Wishcraft. Lalu mengalami pengembangan naskah.

"Saya mau main film ini karena faktor cerita. Alurnya enggak mudah ditebak. Selain itu, karakter saya sangat menarik. Saya memerankan Nixon. Awalnya, saya pikir Nixon hanyalah psikiater penjaga rumah sakit jiwa. Dia sangat melindungi pasien khususnya yang bermasalah. Ke belakang, ia punya motif yang tak terduga," terang Marcelino Lefrandt saat berkunjung ke kantor tabloidbintang.com di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Karena karakternya menarik, Marcelino Lefrandt dengan senang hati mau memainkannya. Dari Terlalu Tampan yang bergenre drama komedi Marcelino Lefrandt menyeberang ke film horor. Apa yang hendak dibuktikan Marcelino Lefrandt?

"Saya ingin memperlihatkan diferensiasi karakter dan memperlihatkan keluwesan dalam memerankan berbagai tokoh. Kemarin, Terlalu Tampan berbasis komik menjadi aksi hidup. Sekarang, menjajal tantangan baru. Karakter Nixon berbeda dengan Marcelino yang selama ini dikenal penonton sebagai bapak yang dekat dengan anak-anaknya. Di film ini, saya terlihat keras, kaku, dan misterius," pungkas Marcelino Lefrandt.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.