Keren Ersya Aurelia Suka Edit Video Sendiri Sejak SD

Indra Kurniawan Jumat, 5 April 2019 07:00:09
Ersya Aurelia aktif bikin konten YouTube satu tahun belakangan. (dok.instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Punya kanal YouTube sejak 2013, Ersya Aurelia baru aktif mengunggah video-videonya satu tahun belakangan. Beberapa konten yang diunggah berhasil mengundang banyak orang untuk melihat. Kanal YouTube Ersya hingga saat ini memiliki 146 ribu subscriber.

“Orang-orang mungkin penasaran sama kehidupan pribadi aku, itu mungkin alasan mereka tertarik untuk menonton. Mereka lumayan antusias melihat video-video aku, keseharian aku di luar syuting apa saja,” ungkap Ersya Aurelia.

Video-video yang diunggah dikerjakan Ersya Aurelia seorang diri. Ia yang melakukan proses pengambilan gambar, ia pula yang mengedit. “Semua aku kerjakan sendiri. Kecuali cover lagu. Aku, kan enggak bisa main alat musik, jadi aku kolaborasi sama teman-teman aku,” jelasnya.

“Untuk proses edit aku lakukan sendiri. Memang aku suka mengedit video di komputer. Dari SD, SMP, sampai SMA aku diajari cara mengedit video pada pelajaran komputer. Makanya aku tertarik bikin konten YouTube,” Ersya Aurelia menambahkan.

Ide konten terkadang diambil Ersya Aurelia dari penggemar setia yang tidak pernah melewatkan setiap konten YouTube darinya. “Mereka baik suka kasih ide untuk konten, jadi aku engak terlalu susah mikirin ide,” kata pelakon dalam sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta.

Pertambahan jumlah subscriber Ersya Aurelia cukup signifikan. Di awal tahun lalu, hanya belasan ribu. Namun akhir tahun lalu menyentuh angka 100 ribu subscriber. “Padahal baru akhir-akhir saja aku aktif,” cetusnya.

(Ind/ind)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Indra Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.