Begini Reaksi Ashanty Terkait Kasus Pengeroyokan Audrey

Altov Johar Kamis, 11 April 2019 10:30:23
Ashanty mengecam kasus pengeroyokan Audrey, siswi SMP di Pontianak. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ashanty mengecam kasus pengeroyokan Audrey, siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat. Menurut istri Anang Hermansyah itu, apa yang telah dilakukan pelaku tidak bisa dibenarkan dan sangat bejat.

"Setelah aku melihat videonya, (kasus Audrey) waduh bejat bejat. Enggak ada ampun pokoknya, mau dibilang dibawah umur atau apa, itu namanya pembunuh berdarah dingin, itu cikal bakal ke arah sana," ujar Ashanty di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Ashanty sendiri tak mengetahui yang menjadi penyebab Audrey diperlakukan sedemikian rupa. Hanya saja ia tidak dapat membayangkan jika hal itu dialami oleh anaknya.

Ashanty mengecam kasus pengeroyokan Audrey, siswi SMP di Pontianak. (Seno/tabloidbintang.com)
Ashanty mengecam kasus pengeroyokan Audrey, siswi SMP di Pontianak. (Seno/tabloidbintang.com)

"Tapi yang jelas klau saya yang terjadi kepada anak saya, yang pasti waduh gak tau lagi deh. Enggak deh enggak, jangan terjadi," kata Ashanty.

Ashanty berharap, pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus yang dialami Audrey, sehingga pelaku mendapatkan efek jera. Dalam hal ini ia juga tidak menyalahkan para orang tua, karena lingkungan juga punya pengaruh besar terhadap perilaku anak.

"Karena kalau ini dibiarkan nanti akan banyak orang yang seperti ini yang berkeliaran di luar sana, yang ternyata ini mengerikan loh. Kta kadang enggak bisa menyalahkan orang tha atau apa, karena kan anak punya lingkungan, ada keluarga, teman, dan lingkungan sekolah," pungkaa Ashanty.

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.