Ashanty dan Aurel Hermansyah Beda Pilihan di Pilpres 2019

Supriyanto Minggu, 14 April 2019 21:00:14
Ashanty dan Aurel Hermansyah berbeda pilihan di Pilpres 2019. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam pemilihan presiden (Pilpres) mendatang, Ashanty mantap memberi dukungan untuk pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf Amin. Bersama Azriel, Ashanty turut memeriahkan Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4) kemarin.

Dukungan Ashanty ternyata berseberangan dengan putrinya; Aurel Hermansyah, yang tegas memihak pasangan Capres dan Cawapres 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Ashanty mengatakan dirinya tidak pernah memaksakan anak-anaknya untuk memilih. Istri Anang Hermansyah itu membebaskan keluarganya memilih sesuai hati nurani.

Ashanty dan Aurel Hermansyah berbeda pilihan di Pilpres 2019. (Seno/tabloidbintang.com)
Ashanty dan Aurel Hermansyah berbeda pilihan di Pilpres 2019. (Seno/tabloidbintang.com)

"Aku enggak pernah mau mengatur anakku. Milih sana, terserah Aurel atau Azriel. Kalau mas Anang aku enggak tahu milihnya siapa, dia belum mau kasih tahu," ungkap Ashanty.

Menurut Ashanty, kedua calon Presiden RI memiliki kelebihan masing-masing. Ia pun tidak mempermasalahkan putrinya memilih Paslon nomor 02, karena sama-sama ingin membangun bangsa.

"Kita menjalankan demokrasi mulai dari rumah, kenapa? Karena saya bilang tadi, kecuali kalau ada calon yang kurang bagus saya mungkin enggak membiarkan Aurel dukung, tapi menurut saya dua-duanya bagus, jadi merelakan Aurel untuk memilih siapapun yang dia mau," pungkas Ashanty.

Ashanty dan Aurel Hermansyah berbeda pilihan di Pilpres 2019. (Seno/tabloidbintang.com)
Ashanty dan Aurel Hermansyah berbeda pilihan di Pilpres 2019. (Seno/tabloidbintang.com)

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.