Maia Estianty Ungkap Hal Lucu saat Nyoblos Bareng Dul Jaelani

Ari Kurniawan Kamis, 18 April 2019 07:30:07
Maia Estianty antusias menggunakan hak pilihnya. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Maia Estianty antusias menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu kali ini. Maia membagikan sejumlah foto usai melakukan pencoblosan. 

Dalam keterangan fotonya, Maia Estianty menjelaskan bahwa dirinya bisa mencoblos berbarengan dengan keluarga besarnya. Maia menunjukkan dirinya berada dalam satu TPS yang sama dengan si bungsu, Dul Jaelani. 

"TPS boleh beda2 antara aku, suami, kakak dan anak2 (maklum KTP nya beda2 tempat) tapi kita tetap bersama di rumah yang sama...Mungkin pilihan dan TPS berbeda, kami tetap damai, tidak ada konflik, musuh2an, leave group atau saling bilang 'kampret atau kecebong', karena kita sangat menghargai hak pilih setiap individu....," tulis Maia Estianty

Maia berdoa, siapapun presiden yang terpilih nantinya bisa membawa Indonesia ke arah yang bisa menjaga amanah dan membawa Indonesia ke arah lebih baik. 

"Bismillah, mudah2an Allah memilihkan kami Presiden dan wakil rakyat yang amanah dan siap berjuang bersama rakyat Indonesia.... Amin.. Siapapun presidennya, kami dukung !!!!!! Pak Jokowi dan Pak Prabowo, you are both THE BEST !!!!"

Lebih lanjut, Maia Estianty mengungkapkan cerita lucu saat Dul Jaelani kebingungan saat hendak mencoblos. 

"Lucunya, Ini pengalaman pertama anak2 ikut pemilu... Si Dul bener2 clingak clinguk, nggak tau gimana cara nyoblos.... trus nanya ke emaknya, 'gimana nih cara coblos nya? ' apalagi dengan banyaknya nama caleg yang nggak dikenal oleh Dul...hahahha."

Dul Jaelani menggunakan hak pilihnya. (Instagram)
Dul Jaelani menggunakan hak pilihnya. (Instagram)

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.