Putri Ustadz Derry Sulaiman Alyssa Spischack Dihujat Usai Lepas Hijab

Ari Kurniawan Kamis, 25 April 2019 09:45:56
Putri Ustadz Derry Sulaiman, Alyssa Spischack, dihujat karena melepas hijab. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Merasa belum sepenuhnya siap, putri Ustadz Derry Sulaiman, Alyssa Spischack, memutuskan untuk melepas hijabnya. 

Alyssa Spischack mengatakan kedua orangtuanya memberi kebebasan penuh. Mereka hanya berpesan agar Alyssa bisa menjaga sikap dan tetap mengenakan pakaian sopan. 

"Abi nyaranin, katanya, 'kalau kamu nggak pakai hijab bajunya rapih dikit. Abi malu, meskipun kamu bukan anak kandung, Abi malu'," cerita Alyssa Spischack, saat dijumpai di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/4). 

Putri Ustadz Derry Sulaiman, Alyssa Spischack, dihujat karena melepas hijab. (Instagram)
Putri Ustadz Derry Sulaiman, Alyssa Spischack, dihujat karena melepas hijab. (Instagram)

Tapi, Alyssa Spischack tidak bisa membendung komentar miring yang datang dari netizen. Diakui Alyssa, akun Instagramnya dipenuhi kata-kata hujatan setelah dirinya mengunggah foto tanpa hijab. 

"Iya, jahat. Aku dikatain jablay. Ada yang nulis begitu di komen," cerita Alyssa Spischack jengkel. 

Alyssa Spischack tidak pernah membalas hujatan yang ia terima. "Cuma mama yang suka nyaranin suruh bales, 'bales dong itu'," imbuhnya. 

Diungkapkan Alyssa Spischack, sang ibu sangat menyayangi dirinya. Alyssa mengaku sering dibela saat dihukum oleh ayahnya.

"Mama tuh perhatian banget semenjak aku lepas hijab. Da suka belain aku kalau dimarahin Abi," tandas Alyssa Spischack

Ustadz Derry Sulaiman. (Seno/tabloidbintang.com)
Ustadz Derry Sulaiman. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.