Inka Christie dan Suami Saling Mengingatkan dan Ngomel untuk Urusan Ini

Altov Johar Rabu, 8 Mei 2019 13:00:48
Inka Christie dan suaminya, Sandiego Africo. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Inka Christie sangat memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya. Berbeda dengan sang suami, Sandiego Africo, yang kurang dalam konsumsi sayur-sayuran. Kondisi itu yang terkadang membuat Inka marah.

"Saya tuh lebih rewel, dalam arti kurangin daging. Kalau dia semua makan, daging makan, ikan makan, sayur-sayuran kurang. Itu yang buat saya ngomel," ujar Inka Christie di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

"Jangan makan daging-dagingan terus, sayurnya makan lebih banyak. Jadi ada hal yang memang saya bawel, terutama soal makanan. Dia senangnya nasi goreng," sambung Inka Christie.

Inka Christie dan suaminya, Sandiego Africo. (Altov/tabloidbintang.com)
Inka Christie dan suaminya, Sandiego Africo. (Altov/tabloidbintang.com)

Jika Inka Christie cukup bawel untuk urusan menu yang dimakan, lain halnya Sandiego yang memarahi Inka lantaran sering telat makan. Meski begitu, Inka mengaku bahagia karena ada yang perhatian kepadanya.

"Saya sering telat makan, dia yang ngomelin. Biasanya ibu, sekarang diam. Dulu cuek aja nyantai sering telat makan, tapi sekarang dibawelin terus soal makan," ungkap Inka Christie.

Menurut Inka Christie, keberadaan Sandiego memberi suasana baru di tengah keluarganya. Apalagi sejak lama ibunda mengharap Inka segera memiliki pendamping hidup.

"Saya kan tinggal berdua sama ibu, jadi ibu saya selalu bilang andai kamu sudah punya suami, ada keluarga baru. Alhamdulillah tadi kita sahur bersama. Pasti ada perbedaan ya, tapi pastinya senang," ucap Inka Christie.

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.