10 Hari Terakhir Ramadhan, Ricky Harus Fokus Perbanyak Ibadah

Altov Johar Senin, 27 Mei 2019 09:00:28
Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. Ia ingin memperbanyak beribadah.

"Yang beda momen Ramadhan-nya, mungkin kalau dulu itu cuma sampai jam berapa habis itu pulang. kalau sekarang belajar membiasakan diri menuju ke sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan itikaf di masjid," ujar Ricky Harun di Jakarta Covention Center, Jakarta Pusat.

Menurut Ricky Harun, kegiatan itu sedikit banyaknya dapat mengusir rasa jenuh. Selain memperbanyak ibadah, ia juga mendapat ilmu tambahan lewat kajian-kajian yang diikuti.

Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)
Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)

"Iya kan kalau bosen di rumah enggak ada kerjaan datangnya ke sini dapet kajian kan di sini juga kita menunggu waktu shalat sambil dengarkan kajian jadi ya melatih diri itikaf sih sebenarnya," jelas Ricky Harun.

Meski demikian, bukan berarti Ricky Harun tak mempedulikan anak dan istrinya di rumah. Sebelum berangka, ia akan memastikan terlebih dahulu kondisi keluarga di rumah.

"Anak-anak masih kecil-kecil saja kalau misalkan ibunya kasihan lah malam-malam ngurus sendirian, kalau lagi menangis tiga-tiganya bingung kalau siang kan ada tante yang bantuin jagain anak-anak," pungkaa Ricky Harun.

Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)
Ricky Harun tak ingin menyia-nyiakan sepuluh hari terakhir Ramadhan. (Seno/tabloidbintang.com)

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.